Yonif 735/Nawasena Gelar Simulasi Makan Bergizi Gratis
Batalyon Infanteri (Yonif) 735 Nawasena melaksanakan Simulasi Program Makan Siang Bergizi Gratis bagi 107 siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) Negeri Ibra, Senin (25/11/2024). Program ini merupakan rancangan Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto sebagai upaya untuk meningkatkan gizi dan semangat para siswa.
Danyonif 735 Nawasena, Letkol Inf Andi Agus Salim menjelaskan simulasi ini sebagai ujicoba dalam rangka menyukseskan program pemerintah yang akan dilaksanakan pada awal tahun 2025. Program ini tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak, tetapi juga menjadi investasi besar dalam mencerdaskan generasi muda sebagai aset penting menuju Indonesia Emas.
“Harapannya kita laksanakan uji coba simulasi saat ini supaya mendapatkan evaluasi-evaluasi ataupun masukan-masukan sehingga pada saat nantinya dilaksanakan dapat berjalan dengan aman dan lancar,” ujar Letkol Andi.
Menurut Letkol Andi generasi muda merupakan investasi Sumber Daya Manusia (SDM) jangka panjang yang harus diberdayakan dengan baik sehingga dapat menjadi generasi muda yg sehat, produktif, dan berdaya saing. Kegiatan ini pertama kali dilaksanakan berdasarkan hasil koordinasi dan kerjasama bersama Pemerintah Daerah dan Perbankan.
“Kami melaksanakan simulasi makan bergizi gratis di SD Negeri Ibra ini bekerjasama dengan Pemda dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara serta Bank BRI,” kata Letkol Andi.
Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara Shanty Letlora mengatakan untuk mendukung program makan siang bergizi gratis ini nantinya Tim Ahli Gizi dari Dinas Kesehatan akan menyusun buku menu. Pada buku menu tersebut sudah tertera nilai gizi, kebutuhan kalori, bahan makanan, hingga harga per porsi dengan menyesuaikan anggaran dari pusat.
"Nanti akan ada daftar menunya dan nilai gizi yang sesuai kebutuhan untuk anak sekolah yang disusun langsung oleh Tim Ahli Gizi Dinas Kesehatan," ucap Letlora.
Letlora menambahkan selain dipastikan nilai gizi dan kalorinya, Dinas Kesehatan juga akan memastikan menu makan siang gratis ini higienis dari segi pengolahan dan penyajiannya. Selain itu pihak sekolah harus menyediakan tempat cuci tangan dengan air yang mengalir dilengkapi sabun cuci tangan.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten maluku Tenggara Yohanes Th. Layanan mengaku sangat mendukung adanya program makan siang bergizi gratis dari Pemerintah Pusat. Program ini sebagai upaya untuk memperbaiki status gizi anak-anak sekaligus mendukung prestasi mereka di sekolah, karena gizi yang baik adalah kunci bagi generasi sehat dan cerdas.
"Secara keseluruhan kami Dinas Pendidikan pada prinsipnya mendukung program Bapak Presiden terkait dengan makan siang gratis. Tentu kami akan menunggu petunjuk lebih lanjut terkait dengan pelaksanaannya,” ucap Layanan.
Untuk diketahui program makan siang gratis ini akan menjadi program pemerintah dalam hal mendukung tumbuh kembang dan mewujudkan pemerataan pemenuhan gizi anak-anak. Sehingga dapat menciptakan generasi penerus bangsa yang sehat. Diharapkan seluruh pemangku kepentingan dapat berkolaborasi untuk menyukseskan program ini kedepan.
Add New Comment