PRAJURIT SATGAS PAMTAS MOBILE YONIF 733/MASARIKU RENOVASI FASILITAS AIR BERSIH SEKOLAH DI PEDALAMAN PAPUA
Nduga, Papua- Sebagai bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat, Satuan Tugas Pamtas Mobile Yonif 733/Masariku telah melaksanakan program karya bakti melalui renovasi total sistem tandon air di Sekolah Dasar Rimba Mumugu Distrik Krepkuri, Kabupaten Nduga, Papua pada hari Selasa (3/6). Aksi nyata ini merupakan implementasi dari Tri Dharma TNI dalam membangun sinergitas dengan masyarakat sipil dan respons langsung terhadap kebutuhan mendesak fasilitas sanitasi yang layak di institusi pendidikan perbatasan.
Tim Teknisi lapangan yang terdiri dari 8 personel Satgas Pamtas Mobile bekerja intensif selama tiga hari untuk menyelesaikan proyek perbaikan infrastruktur vital ini. Pekerjaan meliputi pembongkaran tandon lama, pemasangan sistem perpipaan baru, pengecatan ulang, dan instalasi pompa air otomatis untuk memastikan distribusi air yang stabil.
Letkol Inf Julius Jongen Matakena, Komandan Satgas Pamtas Mobile Yonif 733/Masariku menekankan, "Ini bukan sekadar perbaikan fisik, tetapi investasi untuk masa depan anak-anak Papua. Air bersih adalah hak dasar yang harus terpenuhi, apalagi di lingkungan pendidikan."
SD Rimba Mumugu yang menampung 112 siswa dari 3 kampung sekitar menghadapi krisis air bersih sejak satu bulan terakhir. Kerusakan sistem tandon mengakibatkan siswa harus membawa air dari sungai yang tidak higienis untuk kebutuhan sanitasi sekolah.
"Sebelumnya kami kesulitan. Anak-anak sering sakit perut karena kualitas air yang buruk. Kini dengan bantuan bapak-bapak TNI, kami bisa kembali fokus mengajar tanpa khawatir masalah air," ungkap Sinta, S.Pd., Kepala SD Rimba Mumugu.
Kegiatan karya bakti ini merupakan salah satu bentuk implementasi tugas Pamtas dalam mendukung pembangunan di wilayah perbatasan. Selain menjaga keamanan dan kedaulatan, Satgas Pamtas Mobile juga berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pembinaan.
Add New Comment