Ole777

Penantian 30 Tahun Berakhir! Presiden Prabowo Wujudkan Jembatan Garuda untuk Warga Todowongi

Penantian 30 Tahun Berakhir! Presiden Prabowo Wujudkan Jembatan Garuda untuk Warga Todowongi

HALMAHERA BARAT – Senyum haru dan binar bahagia terpancar dari wajah warga Desa Todowongi, Kecamatan Jailolo. Setelah hampir tiga dekade bertaruh nyawa menyeberangi sungai hanya dengan batang kelapa, kini sebuah harapan baru berdiri kokoh. Jembatan Garuda, sebuah mahakarya hasil inisiasi langsung Presiden Prabowo Subianto, resmi dibangun melalui program Karya Bhakti TNI AD.

​Pembangunan jembatan ini bukan sekadar urusan semen dan baja, melainkan wujud nyata tema "Negara Hadir Untuk Rakyat". Kodim 1501/Ternate bersama warga setempat bahu-membahu membuktikan bahwa semangat gotong royong adalah fondasi terkuat NKRI. Bagi warga RT 04, sungai yang membelah desa mereka adalah tantangan harian. Anak-anak sekolah harus bertaruh keselamatan, dan hasil tani seringkali terhambat karena akses yang sangat terbatas.

​Kepala Desa Todowongi, Ibu Mancelina Lobby, tak kuasa menyembunyikan rasa syukurnya. Ia menegaskan bahwa pembangunan ini adalah buah dari perhatian besar pemerintah pusat terhadap pelosok negeri.

​"Ini adalah jawaban dari doa dan pergumulan kami selama 30 tahun. Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto yang telah memprakarsai pembangunan Jembatan Garuda ini. Terima kasih, Pak Presiden, karena telah mendengar suara kami di pelosok Halmahera Barat," ungkap Mancelina dengan penuh haru.

​Ia optimis, keberadaan jembatan ini akan menjadi mesin penggerak ekonomi baru bagi sektor perikanan dan pariwisata untuk kesejahteraan Masyarakat. Di lapangan, semangat kemanunggalan begitu terasa. Babinsa Desa Todowongi, Kopda Mario Gino, menjadi saksi bagaimana TNI dan warga melebur dalam kerja keras.

​"Hal sesulit apa pun bisa kita laksanakan jika ada kekompakan. Saya sangat bangga melihat warga dan TNI bersatu membangun Jembatan Garuda Merah Putih ini. Ini adalah bukti bahwa TNI selalu ada di hati rakyat," tegas Kopda Mario. Kini, jembatan darurat dari batang kelapa yang rawan kecelakaan tinggal kenangan. Jembatan Garuda kini berdiri tegak, menjadi simbol konektivitas, keamanan, dan masa depan yang lebih cerah bagi generasi muda Todowongi.

Share :

Add New Comment

 Your Comment has been sent successfully. Thank you!   Refresh
Error: Please try again