Ole777

Bersama Forkopimda Maluku, Pangdam XV/Pattimura Nobar Film Believe

Bersama Forkopimda Maluku, Pangdam XV/Pattimura Nobar Film Believe

Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo, S.Sos., M.M., nonton bareng (nobar) Film Believe bersama jajaran Forkopimda Maluku diantaranya Sekretaris Daerah (Sekda) Maluku Sadali Ie, Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni, dan sejumlah PJU Kodam XV/Pattimura, bertempat di Bioskop XXI Ambon City Center, Sabtu (26/7/2025).

Film yang memadukan aksi laga dan drama keluarga yang emosional ini mendapat antusias dari penonton, bahkan banyak yang meneteskan air mata karena menghadirkan adegan yang emosional sekaligus menegangkan.

Pangdam mengatakan, film ini adalah cerminan nyata perjuangan seorang prajurit di medan tempur. Disisi lain, sebagai mahakarya yang luar biasa, film ini mengajarkan makna kesetiaan dan pengorbanan dari figur seorang pemimpin atau komandan saat di medan tugas operasi maupun di homebase masing-masing.

"Setiap adegan menampilkan tentang masalah beratnya beban tugas, dilemanya nurani, dan pengorbanan yang tersembunyi dibalik dentuman senjata yang demikian kerasnya," ujar Pangdam Putranto.

Dikatakan, prajurit harus menjadikan film ini sebagai inspirasi, sehingga setiap tugas yang diberikan harus sukses dan berhasil.

"Pesan saya juga kepada Persit, apabila suaminya berangkat tugas, paling penting adalah mendoakan suaminya sehingga kembali pulang dengan selamat," pesannya.

Selain itu Pangdam juga mengajak masyarakat di Kota Ambon dan sekitarnya untuk menonton film Believe guna membangkitkan semangat pengabdian kepada negeri tercinta ini.

Perjuangan dan pengabdian yang dilakukan tambahnya, bukan hanya saat menjadi TNI atau Polri, tetapi melalui setiap tugas dan tanggung jawab.

Sementara itu, Sekda Maluku Sadali Ie mengaku film Believe sangat menginspirasi

karena menghadirkan nilai-nilai patriotisme dan nasionalisme.

Untuk itu, ia mengajak generasi muda agar memandang sebuah tugas sebagai tanggung jawab yang harus diemban dengan kesadaran dan semangat perjuangan.

"Tugas jangan dilihat sebagai beban, namun sebagai perjuangan yang dilakukan bagi negara tetapi juga bagi keluarga," tandasnya.(Pendam15)

Share :

Add New Comment

 Your Comment has been sent successfully. Thank you!   Refresh
Error: Please try again