Atasi Kesulitan Pupuk, Yonif RK 732/Banau Manfaatkan Kompos Sebagai Pupuk Bokashi
Yonif Raider Khusus 732/Banau sebagai satuan tempur yang berada di Maluku Utara dengan pangkalan yang terdiri atas tujuh kompi dan tersebar di tujuh titik yang berbeda. Keberadaan pangkalan di tengah masyarakat yang cukup luas dapat dimanfaatkan sebagai markas serta bercocok tanam di sektor lahan yang kosong. Salah satu faktor yang menentukan keberhasilan dalam bercocok tanam adalah tingkat kesuburan tanah yang perlu dijaga dengan pemberian pupuk yang tepat. Namun, kendala yang dihadapi adalah serba terbatas dan tingginya harga barang di wilayah Malut termasuk didalamnya harga Pupuk.
Menghadapi langkanya pupuk dan tingginya harga, Danyonif Raider Khusus 732/Banau Letkol Inf Dony Rahmad Putra, S.Sos., M.A.P bekerja sama dengan Sekolah Tinggi Pertanian Kewirausahaan (STPK) banau, yang dipimpin oleh Rektor Dr. Ir. Abdurrahman Hoda, M.Si untuk memberikan pelatihan pembuatan pupuk Bokashi selama dua hari, mulai tanggal 30 s.d 31 Mei 2023 baik secara teori maupun praktek, yang diikuti prajurit Yonif Raider Khusus 732/Banau, bertempat di Mako Yonif Raider Khusus 732/Banau, Desa Porniti, Halmahera Barat, Rabu (31/5/23).
Danyon berharap, langkah ini dapat menjadi solusi dalam mengatasi kesulitan pupuk di satuan dan masyarakat Maluku Utara "Pupuk Bokashi merupakan pupuk organik yang berbahan kotoran ayam ataupun sapi, diproses melalui fermentasi bahan organik dengan teknologi EM4" jelas Danyon.
"Bahan-bahan tersebut pada umumnya mudah didapatkan di wilayah ini, karena banyaknya ternak sapi yang dimiliki masyarakat" tambahnya.
Selanjutnya Danyon menjelaskan, usai pemberian materi secara teori pada hari pertama, dilanjutkan dengan praktek pembuatan pada hari kedua yang dilaksanakan di STPK Banau, Halmahera Barat "saya harap ilmu yang di dapat ini agar diterapkan di satuan dan di tengah masyarakat sebagai wujud menyukseskan program pemerintah yakni ketahan pangan" Pungkas Danyon.
Add New Comment